SKIP TO MAIN CONTENT
tina-andrew.blogpot.com blog uses cookies to help google service, personalise ads, and more. By visiting us you agree with our privacy policy. For more information: Cookies Policy | Privacy Policy

Tips Ngeblog Blogger Blogspot

Kode Adsense: Apa Perbedaan Asynchronous & Synchronous

Iklan Adsense

Google Adsense saat ini telah menggunakan 2 jenis kode iklan adsense, yaitu:
1. Asynchronous Code
2. Synchronous Code

Lalu, apa perbedaan keduanya?


Asynchronous Code


Masing-masing kedua jenis kode iklan adsense diatas memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. Untuk kode jenis Asynchronous ternyata lebih ringan digunakan dihalaman blog anda, sehingga tidak mengganggu Blog Loading Speed (baca: kecepatan loading blog) anda, dimana saat ini penilaian atas Google pagerank juga didasari oleh kecepatan loading. Untuk beberapa web page, terkadang kode Asynchronous Code tidak kompatibel alias sering lama muncul dihalaman web/blog. Tapi, umumnya berjalan dengan lancar dan cepat.

Contoh Script Iklan Adsense dengan jenis Asyncronous Code


Kecepatan loading blog atau loading page itu penting juga disamping kita harus mempertimbangkan apakah iklan adsense tersebut akan muncul optimal dihalaman blog atau tidak. Dengan menggunakan kode Asyncronous ini, halaman akan tampil lebih cepat dibandingkan dengan bila halaman ada Syncronous code-nya. Akan tetapi, iklan akan lebih lama tampil dihalaman blog kita, selain itu, iklan lebih kurang relevan dengan topik content.

Synchronous Code

Contoh Script Kode adsense jenis Syncronous:

Syncronous Adsense Code

Bila anda memilih Synchronous Code, yang merupakan kode iklan adsense default sebelumnya, tidak menjadi masalah. Kode Synchronous Code sangat baik digunakan bila tidak ada sama sekali kode javascript di blog anda dan tidak ada iframe, dengan demikian, kecepatan loading page tidak akan begitu terasa. Adalah penting menampilkan content terlebih dahulu ketimbang iklan adsense bukan? karena visitor berkunjung ke blog kita karena ingin mendapatkan informasi sesuatu, jadi bukan iklan adsensenya. Kebetulan blog tina-andrew.blogspot.com ini juga menggunakan dua jenis kode iklan adsense tersebut.


Dengan kode Syncronous code ini, biasanya, iklan adsense lebih cepat tampil, namun content akan lebih lama muncul, selain itu tampilan iklan akan lebih fresh dan optimal disamping itu lebih variatif dan menggugah visitor untuk mengkliknya ketimbang iklan adsense dengan Asyncronous Code.

Multiple Asyncronous Code

Bagaimana bila anda menggunakan lebih dari satu kode Asyncronous Code, misalnya saja, ada 2 iklan dengan Asyncronous tersebut, apakah loading iklan akan 2 kali? jelas tidak. Javascript yang digunakan pada kedua kode adsense tersebut memiliki sumber satu dan sama dan yang berbeda adalah jenis dan dimensi iklan, yakni; apakah 250x250 atau ukuran iklan lainnya.


Dari penjelasan diatas, anda dapat menyimpulkan sendiri apakah akan menggunakan kode Asyncronous atau Syncronous Code. Semua anda yang memutuskan. Tetapi alangkah lebih baik bila anda mencari visitor lebih banyak terlebih dahulu dengan menggunakan Asyncronous Code ketimbang adsensenya.
Sebagai kesimpulan ini, berikut ini, adalah screenshot dari test hasil loading page dengan Asyncronous dan Syncronous.


Gbr-1. Asyncronous Adsense Code
Asyncronous Adsense Code - tina-andrew.blogspot.com


Gbr-2. Syncronous Adsense Code
Syncronous Adsense Code

Anda dapat mempelajari lebih lanjut bagaimana kedua kode tersebut dipasang sebagai widget, di halaman HTML blog anda dan dalam sebuah CMS website.

Berikut ini adalah referensi valid dari Google:-
1. Tina-andrew.blogspot.com Reference 001
2. Tina-andrew.blogspot.com Reference 001
3. Tina-andrew.blogspot.com Reference 001 - (salah satu contoh pada widget).


Herman Bin Nasarudin in Google+
Google+ Profile
Google+ Page

Newer Post Lihat Tips & Tutorial Sebelumnya
Back to Homepage

Popular Posts