SKIP TO MAIN CONTENT
tina-andrew.blogpot.com blog uses cookies to help google service, personalise ads, and more. By visiting us you agree with our privacy policy. For more information: Cookies Policy | Privacy Policy

Tips Ngeblog Blogger Blogspot

SERPs & Google Search Ranking

Organic & Non Organic Search

Secara definitif, Organic Search atau Hasil Pencarian Organis adalah: "Organic search results are listings on search engine results pages that appear because of their relevance to the search terms, as opposed to their being advertisements. In contrast, non-organic search results may include pay per click advertising."
(Hasil pencarian secara organis adalah daftar link/url dari web-web/blog-blog yang muncul di halaman hasil pencarian dikarenakan ada relevansi terhadap query/keywords yang dimasukkan ke kotak pencarian) - Dengan demikian organis search berbeda dengan non organic search yang diperoleh dari advertisement (baca:iklan) yang dibayar untuk itu melalui penyedia iklan, seperti Google Adwords pada mesin pencari Google.

Intinya, non organic search membayar sejumlah uang tiap user/visitor melakukan klik terhadap iklan yang muncul dari hasil pencarian.Berdasarkan definisi diatas, kita dapat membuat kesimpulan sementara bahwa, organic search berjalan diatas pencarian secara organis atau natural, sedangkan non organic search adalah hasil pencarian sesuai query yang kemunculannya berdasarkan pembayaran kepada pihak penyedia iklan atau advertiser.

(Sumber: http: //en. wikipedia. org/wiki/ Organic_search).

Pengaruh Non Organic Search terhadap SERPs

Bagi blogger yang memiliki jumlah uang dapat mendaftarkan diri di Google Adwords agar blognya dapat muncul diranking atas sekali dari hasil pencarian/indeks. Satu hal yang perlu diketahui adalah, bahwa tidak setiap saat iklan yang berisi url/link blog anda muncul, oleh karena semuanya bergantung pada query yang diinput oleh user/visitor di kotak pencarian. Jadi, bila query berupa, misalnya, pendidikan - sedangkan blog anda tentang  pesawat terbang, maka jangan harap url/link blog anda akan muncul. Selain itu, besarnya pembayaran anda terhadap penyedia iklan juga mempengaruhi letak dan posisi iklan dari blog anda tersebut. Lebih parahnya lagi, dalam aspek SEO, SERPs berdasarkan iklan atau non organic search tidak memiliki efek apa-apa yang bisa mempengaruhi Google pagerank. Tapi, setidak-tidaknya telah cukup membantu visitor/user mengenal blog/iklan anda. Semakin besar frekuensi pembaca iklan anda, semakin besar kemungkinan blog anda dikunjungi.

Melihat ilustrasi gambar diatas, hasil dari organic search berkisar antara 0 hingga 100 persen sedangkan non organic search berkisar antara 50 hingga 100% kemunculannya di hasil pencarian. Bagi para blogger yang mengandalkan organic search tentu saja harus berjuang, menggunakan pendekatan SEO (Search Engine Optimization) dan berbagai riset terhadap keywords dalam waktu yang cukup panjang.

Setelah kami uji, organic search mencapai 95% untuk 10 query yang sama tapi variatif dan ini berlaku pula pada hari-hari lain, yakni dengan variabel 10 query. Disini dapat kita lihat bahwa non organic search hanya memiliki nilai rata-rata lebih dari 65,57% per minggu untuk 10 query per harinya.

Setelah melakukan kaji ulang terhadap gejala tersebut diatas, dan mengobservasi bagaimana attitude dari visitor/user yang berinteraksi dengan kotak pencarian, didapat hasilnya
sebagai berikut:

Bahwa pencarian berdasarkan trends atau insiden memiliki kemungkinan non organic search lebih tinggi dibandingkan pencarian secara random/umum. Disamping itu, pencarian dengan kata kunci yang diinput oleh para ahli pencari informasi lebih cenderung tinggi dibandingkan nilai rata-rata non organic search pada riset diatas sebelumnya.

Ini memberi kita inspirasi bahwa riset keyword berdasar pada trends lebih memungkinkan dan mendukung hasil SERPs yang lebih besar dibandingkan dengan umum.

Untuk melihat bagaimana gejala trends pada mesin pencari Google, anda dapat mengunjunginya atau disini.
Dengan demikian, membangun sebuah blog/web berdasarkan trends ada bagusnya apalagi trends yang memiliki rentang waktu yang cukup panjang seperti: dunia kesehatan, psikologis, pendidikan dan sosial.


Herman Bin Nasarudin in Google+
Google+ Profile
Google+ Page

Newer Post Lihat Tips & Tutorial Sebelumnya
Back to Homepage

Popular Posts