SKIP TO MAIN CONTENT
tina-andrew.blogpot.com blog uses cookies to help google service, personalise ads, and more. By visiting us you agree with our privacy policy. For more information: Cookies Policy | Privacy Policy

Tips Ngeblog Blogger Blogspot

Cara Mendapatkan Backlink Berkualitas

Para blogger/webmaster pasti sangat mengharapkan mendapat backlink dari website atau blog lain. Kenapa? oleh karena Backlink itu merupakan indikator penting-tidaknya blog tersebut bagi blog lainnya. Secara umum, backlink dapat diartikan bilamana sebuah blog atau website lain yang manaruh atau menempelkan URL/Link dari blog kita di halaman blog/website-nya.


Bila sebuah website tertarik dengan artikel-artikel unik dari blog kita dan menurut website tersebut bahwa konten unik kita ini penting dalam memperkaya referensi websitenya, maka tidak menutup kemungkinan, URL/Link dari blog kita akan ditempel di halaman websitenya dengan tujuan, misalnya, bila visitor ingin mendapatkan informasi tambahan mengenai topik yang sedang dibicarakan dalam halaman bersangkutan dapat mengklik URL/Link blog kita tersebut agar menuju ke halaman blog kita yang terdapat informasi tambahan mengenai topik yang sama. Backlink bisa juga bersifat statis atau backlink yang tidak berkualitas, yakni, bilamana website tertentu tertarik dengan konten blog kita tapi berbeda dalam hal topik bahasan (baca: niche), maka nilai dari backlink tersebut menjadi tidak berkualitas. Ada 2 (dua) jenis backlink, yaitu: backlink berkualitas dan tidak. 
"Backlink itu merupakan indikator penting-tidaknya blog tersebut bagi blog lainnya.
Dikatakan backlink berkualitas karena backlink tersebut berasal dari blog atau website yang sinkron atau sama dalam hal niche. Tapi, bila backlink yang diterima dari blog atau website yang berbeda niche, maka backlink tersebut menjadi tidak berkualitas. Backlink yang berkualitas inilah yang diperhitungkan oleh mesin pencari www.google.com atau www.google.co.id.
"Backlink berkualitas = sama dalam hal Niche.
Banyaknya backlink yang kita terima secara otomatis, lalu lintas pengunjung yang berasal dari website tersebut akan lebih banyak dan ini menaikkan pagerank kita di dunia.
Menurut blog Official Webmaster Google, ada 3 jenis backlink, yakni: Internal links, Outbound links, and Inbound links.

Internal Links

Internal Links adalah link atau URL yang ditulis dalam satu halaman blog kita atau halaman lainnya di dalam blog kita walaupun berbeda judul bahasan. Untuk mencobanya silahkan klik disini dimana anda akan diarahkan ke halaman lain dalam blog ini dengan judul "Belajar Tekhnik SEO bagi Pemula".

Outbound Links

Outbound Links adalah links yang kita tulis dihalaman blog kita yang bila link tersebut diklik akan menuju ke blog atau website lainnya.
Terkadang untuk mereferensikan visitor kita mengenai topik atau judul yang sedang kita bahas adalah penting merekomendasikan visitor untuk mengetahui lebih dalam tentang suatu persoalan atau sekedar studi perbandingan atau tentang pengembangan informasi tertentu sebagai alternatif lain ke blog atau website lainnya diluar blog kita.

Ada beberapa keuntungan dalam hal outbound links ini yakni:
  • Bila website atau blog yang kita rekomendasikan dalam bentuk link tersebut ternyata relevan dan menguntungkan bagi pihak visitor, ini akan menaikan krebilitas blog kita. Artinya, blog kita bisa dipercaya dan ini pula yang membuat visitor kaya akan informasi dan menambah keyakinannya tentang suatu masalah yang sedang ia hadapi.
  • Dengan tingkat relevansi yang tinggi, secara langsung, kita telah membangun "hubungan" dengan website lain yang mungkin lebih pakar dibidang tersebut. Ini sinyal yang sangat menguntungkan bagi keberlangsungan blog kita dimasa-masa yang akan datang.
"Outbound links juga penting, sepanjang sama/relevan dengan niche blog kita, menambah referensi bagi visitor tentang topik/judul yang sedang dibahas dan memperkaya wawasan visitor.
Catatan: Dengan kata lain, Outbound links dengan spesifikasi tersebut diatas juga penting.
Akan tetapi, dengan banyaknya outbound link yang beredar di blog kita atau banyaknya outbound links didalam satu halaman dengan berbeda tujuan link, justru akan membuat pagerank kita merosot dan visitor menjadi bingung dibuatnya. Dengan kata lain, outbound links itu penting juga sepanjang sama dalam hal judul dan topik bahasan, links tidak lebih dari dua tujuan dan juga harus sama dalam topik dan bahasan dan bersifat mengembangkan informasi yang kita miliki lebih dalam lagi dengan cara visitor harus menuju link tersebut juga.

Inbound Links

Inbound Links adalah link blog kita yang berasal dari halaman-halaman website eksternal lainnya baik sama dalam hal niche atau tidak. Bila kita mendapatkan inbound link tersebut maka ini merupakan sinyal positif dari google tentang pentingnya blog kita dimata blog atau website lainnya. Dan, bila website eksternal yang menempelkan link kita dihalaman websitenya tersebut relevan atau sama niche, maka ini akan membantu naiknya pagerank (baca: ranking) blog kita. Ini salah satu faktor utama yang menjadi pertimbangan google dalam ranking algorithm didalam menaikkan pagerank blog kita.

Setelah membaca dan memahami uraian tersebut diatas, mungkin anda pesimis dengan adanya outbound links di blog anda walaupun outbound links itu baik dan telah benar dalam bahasan SEO ini. Dalam arti, anda khawatir; dengan memberikan link keluar berarti anda mengirimnya keluar blog anda dan blog anda akan ditinggalkan. Akan tetapi anda tidak perlu khawatir dan pesimis, outbound links yang relevan tersebut tidak begitu berpengaruh terhadap visitor oleh karena visitor secara umum lebih fokus ke topik atau judul yang tengah kita bahas, dan link tersebut terkadang hanya digunakan bagi visitor untuk melihat apakah bahasan dalam blog anda relevan dan bisa dipercaya atau tidak. Dengan adanya kemungkinan prasangka tentang relevansi-tidaknya tersebut, secara tidak langsung, anda telah membangun hubungan yang baik dengan visitor anda dan sekali lagi ini menaikkan kredibilitas atau tingkat keabsahan dan validitas dari blog anda. Dan, adalah tidak menutup kemungkinan, suatu saat atau beberapa kali dalam sehari, visitor tersebut akan kembali lagi ke blog anda. Dan bahkan, blog anda menjadi referensi offline-nya dan dicatat dibuku agenda penting miliknya. Intinya, disamping memberikan outbound links, konten yang kita tulis haruslah berbobot dan penuh analisa, dan lebih bagus lagi bila disertai dengan hasil observasi, penelitian sederhana namun dapat dipertanggungjawabkan.

Buruknya Backlink
Ada beberapa tekhnik mendapat backlink lainnya, selain tekhnik natural diatas. Dikatakan natural karena telah sesuai dengan prosedural (LOL) atau, tekhnik yang dianjurkan oleh Google. Apa tekhnik itu. Silahkan cari blog atau website lain yang sama niche dan pokok bahasan dan lihatlah apakah memungkinkan untuk meninggalkan pesan disana atau sekedar mengomentari bahasan yang tengah berlangsung di blog itu.

Biasanya, (walaupun mereka paham dunia SEO terkadang mereka juga ceroboh) mereka akan membiarkan outbound links ditempel oleh visitor yang meninggalkan pesan dibawah bahasan tersebut. Secara tidak langsung, ini akan membantu pagerank blog kita secara drastis tapi tidak lama. Oleh karena, lama-kelamaan, si empunya web yang ditempeli outbound links dari blog kita tersebut akan dibuang dan mesin pencari akan mengenal link tersebut berasal dari sebuah komentar dan bukan referensi website itu atas blog kita.


Disamping tekhnik instan tersebut, blog-walking adalah salah satunya. Blog-walking atau bertukar link antar blog satu dan lainnya juga dipandang baik selama blog kita dan teman kita tersebut sama dalam hal niche.
Backlink yang ditaruh pada footer, left atau right sidebar sangat berbeda kualitasnya dengan inbound links yang ditaruh didalam bahasan topik tertentu.


Herman Bin Nasarudin in Google+
Google+ Profile
Google+ Page

Newer Post Lihat Tips & Tutorial Sebelumnya
Back to Homepage

Popular Posts